Begini cara melakukan dan membuat teling pada spanduk MMT atau baliho besar yang ukurannya melebihi standar kapasitas lebar bahan bawaan pabrik.
Asifbaproject.com - Biasanya bahan dan mesin spanduk MMT memiliki lebar antara 2,5 sampai 3,2 meter dimana area cetak maksimalnya tidak lebih dari 4 meter.
Pada umumnya, percetakan menggunakan mesin ukuran lebar bahan 3,2 meter lantaran dianggap lebih efisien dan banyak pabrikan serta suplayer bahan menyediakan ukuran tersebut.
Lebar bahan 3 meteran memang dianggap standar dimana ukuran ini bisa ditata dan di RIP lebih mudah melalui komputer operator mesin spanduk MMT.
Lantas, bagaimana jika ada orderan cetak baliho atau spanduk dengan ukuran yang jauh lebih besar daripada area cetak yang mampu dilakukan mesin tersebut?
Tentu bisa, tetapi membutuhkan effort lebih dan keahlian khusus dengan teknik teling spanduk. Teknik ini biasa dipakai dan dilakukan oleh percetakan besar yang biasa menggarap orderan baliho besar.
Baca Juga: Kumpulan CDR Desain Spanduk MMT Selamat Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2023 Siap Edit
Baliho Besar, Buat Apa? dan Biasanya Dipasang Dimana?
Spanduk MMT ukuran besar ini biasanya digunakan dalam acara besar. Seperti background panggung pentas seni dangdut dan pesta rakyat, background dinding sampai media iklan.
Dari ketiga fungsi tersebut, biasanya media iklan yang paling mendominasi percetakan baliho atau spanduk ukuran besar. Hal ini bertujuan untuk media promosi dan iklan produk tertentu.
Baliho besar biasa dijumpai di wilayah perkotaan yang padat penduduk. Bisanya ia dimiliki oleh sejumlah kelompok yang terpasang di berbagai sudut kota strategis.
Soal ukuran, baliho besar ini memiliki panjang dan lebar yang berbeda. Mulai dari ukuran 2 meteran sampai belasan meter pun ada. Mereka dipondasi oleh tiang beton dengan rangka hollow anti karat.
Untuk pemasangannya, biasanya membutuhkan finishing kolong keliling yang di dalamnya dapat dimasukkan kawat atau bendrat untuk mengikat spanduk dengan rangka baliho tersebut.
Apa itu Teknik Teling dan Bagaimana Cara Melakukan Teling pada Baliho Ukuran Besar?
Teknik teling, biasa disebut juga dengan teknik sambungan. Mudahnya, setiap bagian spanduk ukuran besar dipotong potong terlebih dahulu dalam ukuran kecil sesuai dengan area cetak.
Kemudian dicetak oleh operator dan disambung oleh orang yang melakukan finishing spanduk MMT baliho besar.
1. Teknik Teling Pertama Kali Harus Diedit Oleh Desainer
Desainer bertugas mengatur dan mengedit sambungan antara bagian satu dengan yang lainnya. Dia juga harus bisa menyesuaikan area cetak yang bisa dilakukan oleh mesin produksi.
a. Tiap sambungan diberi sisa atau lebihan sekitar 5 CM.
b. Setiap teling diberi tanda supaya mempermudah finishing merealisasikan sambungan.
c. Beri nama file berbeda pada telingan dan urutkan file mana saja yang harus didahulukan hingga terakhir dicetak.
Baca Juga: Link Download Brosur dan Katalog Perumahan Subsidi the Pires Kendal
2. Operator Mesin Harus Bisa Mengatur File dan cetakan
Operator mesin harus melakukan RIP dengan mengurutkan bagian mana saja yang harus didahulukan dan mana yang dicetak di akhir supaya Finishing bisa dilakukan dengan mudah.
Baca Juga: Cara Cepat Finishing Spanduk MMT Tanpa Mesin Simming: Orderan Ribuan pcs Bisa Selesai Sehari!
3. Finishing Sebagai Penentu dan Pekerjaan Terberat
Orang yang melakukan finishing spanduk MMT dengan teknik teling adalah ujung tombak dari garapan sambungan. Pasalnya mereka harus bisa menyambung setiap bagian dengan rapi supaya sesuai dan tidak geseh.
Alat dan Bahan Teling Spanduk Baliho Besar
1. Lem cair bening (biasanya kami pakai merk Taiyo, Hi Q atau Headsome 16)
2. Gosokan untuk merekatkan spanduk dengan lem
3. Mental dan nyali hebat
Baca Juga: Istilah Finishing Spanduk MMT, Ada Simming, Keling dan Kolong
Langkah-langkah teling spanduk MMT ukuran besar
a. Finishing melakukan siming di bagian tepi spanduk tapi tidak sampai pojok (sisakan bagian pojok untuk menyambung antar bagian yang perlu disambung).
b. Sisa pojok yang belum di siming tersebut nantinya akan disambung atau di teling dengan bagian lain.
c. Rekatkan salah satu bagian potongan ke lantai dan tarik supaya tidak kendor. Kemudian rekatkan juga bagian lainnya menggunakan lem supaya manteng.
d. Timpa dan presisikan bagian sambungan dengan rapi kemudian lem dengan perekat khusus dan dilakukan dengan hati hati
e. Pastikan lem tertutup dengan rapat, jangan sampai ada celah pada bagian sambungan.
f. Lepas lem spanduk yang menempel di lantai, kemudian balik spanduk dan rekatkan bagian ujung ke lantai kemudian lem sambungan bagian belakang baliho, ingat sambungan harus rapat dan tidak boleh ada celah.
g. Lepaskan lem dan baliho dari lantai, kemudian simming di bagian tepi menyesuaikan garis tekukan yang dibuat kolong keliing
h. Balik spanduk seperti semula (gambar di atas dan area putih dibawah) kemudian lipat dari bagian pojok.
i. Lakukan langkah dari c hingga h sampai spanduk ter teling sempurna. Banyaknya telingan ini tergantung dari seberapa besar spanduk atau balihonya.
j. Spanduk atau baliho besar siap diberikan kepada costumer.
Baca Juga: X Banner, Y Banner dan Roll Up Banner: Perbedaan Rangka, Harga dan Cara Pasangnya
Itu tadi merupakan teknik teling pada spanduk MMT atau baliho ukuran besar yang biasa kami lakukan dengan tim di percetakan.
Kami biasa menyambung baliho ukuran kecil hingga besar dengan teknik tersebut. Jika dilakukan dengan benar dan teliti, maka hasil teling rapi, kuat dan tahan lama.
Bahkan sejumlah costumer kami menilai sambungan yang kami buat dengan teknik teling jika dilihat dari jarak jauh malah tidak terlihat garis sambungannya.
"Aku biasa mencetak baliho besar di Asifba Project. Katanya spanduknya disambung kalo ukurannya teralalu besar. Tapi hasil sambungan dengan teknik teling di Asifba Project sangat rapi, malah kelihatan nyatu dan nggak kayak sambungan," ujar seorang costumer kami di toko kepada orang lain yang kebetulan ingin membuat baliho besar.
Source: Pengalaman Pribadi
Komentar0